Page: 1 2 ()

Pelatihan Teknis Klimatologi "Verifikasi Prakiraan" Tahun 2019 (Online)

Pelatihan ini akan membekali peserta dengan kemampuan untuk dapat melakukan verifikasi prakiraan, mulai dari proses penyiapan data hingga verifikasi akhir dengan benar. Kedeputian bidang Klimatologi mempunyai tugas untuk memberikan layanan informasi klimatologi,antara lain informasi prakiraan musim dan prakiraan hujan. Informasi Prakiraan Musim dan Curah Hujan yang disampaikan kepada pengguna (stakeholder dan masyarakat) harus mempunyai tingkat kepercayaan yang memadai. Hal ini penting bagi dua sisi/ pihak (Pengguna dan Institusi pengasil produk informasi), bagi pengguna tingkat kepercayaan informasi akan menjadi dasar dalam menentukan aktivitas yg dapat dilakukan, sedangkan bagi produsen tentu sebagai ukuran kinerja institusi. Guna mendukung tingkat kepercayaan informasi, maka verifikasi prakiraan menjadi solusi. Untuk itu perlu pengembangan kompetensi dalam bidang verifikasi melalui jalur pelatihan berbasis projek (output). Hasil dari pelatihan ini selain peningkatan kemampuan SDM, diharapkan  akan lahir juga  buku verifikasi prakiraan

Climate Field School 2019

Training of Trainer Climate Field School (ToT-CFS) 2019 is conducted for the Colombo Plan Member Countries. This training is a collaboration program between the Government of Indonesia and the Colombo Plan Secretariat in line with the policy of the Government of Indonesia concerning the effectiveness and sustainability of Indonesia South-South and Triangular Cooperation Program. The 13 participants are from Bangladesh, Lao-PDR, Myanmar, Nepal, Pakistan, Sri Lanka. The trainers are from BMKG Indonesia and the Indonesia Ministry of Agriculture. The Program is expected to be sustainable for 3 years period (2019 -2021) for different participants. 

Pelatihan Teknis Klimatologi Tahun 2019

Pelatihan Teknis Klimatologi bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam melakukan analisa iklim terapan dan kualitas udara secara benar. Kompetensi yang dibangun diharapkan ASN secara profesional mampu : 1. Mengenal berbagai produk informasi iklim terapan dan kebutuhan pengguna pada sektor kesehatan, energi, transportasi dan infrastruktur perkotaan; 2. Melakukan pengolahan data gas rumah kaca secara sederhana dan partikulat matter dengan menggunakan pemodelan R; 3. Menganalisis dan memahami kondisi radiasi matahri didaerah masing-masing; 4. Membuat produk informasi iklim dan kualitas udara yang siap untuk didesiminaikan; dan 5. Melakukan diseminasi informasi iklim dan kualitas udara.

Training Course on Hydrometeorology and DEWS

Training on Hydrometeorology and Drought EWS 2015 merupakan salah kegiatan Indonesia Regional Training Center (Ina-RTC) yang diadakan pada tanggal 23 - 25 November 2015 dan diikuti oleh sekitar 30 orang peserta dari dalam dan luar negeri. Fasilitator dalam pelatihan berasal dari Pusair-Kementerian PU, BMKG dan Deltares. Pelatihan diadakan secara blended learning, yaitu kombinasi dari kegiatan dalam kelas yang diselenggarakan di Kampus RTC Citeko dan kegiatan online di elearning.bmkg.go.id. Tujuan dari pelatihan terutama untuk memberikan pemahaman kepada peserta tentang fenomena hidrometeorologi dan Drought Early Warning System (DEWS), termasuk pengenalan terhadap aplikasi dalam DEWS.

AERONET Training - online

Diklat ini diselenggarakan secara online pada tanggal 10 - 13 Agustus 2015 dengan pembicara dari NASA

Page: 1 2 ()